img_head
UMUM

Hakim PN Donggala Raih Peringkat 10 Besar Diklat Kejahatan Kemaritiman

Mar15

Konten : berita umum
Telah dibaca : 2.222 Kali


Pusdiklat Teknis Badan Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung RI Kembali menggelar pelatihan untuk peningkatan kapasitas Hakim. Salah satunya adalah pelatihan  yang bertajuk “Pelatihan Teknis Yustisial Kejahatan Kemaritiman bekerjasama dengan UNODC”. Pelatihan ini diselenggarakan pada tanggal 1-19 Februari 2021 yang diikuti oleh sembilan puluh orang Hakim Tingkat Pertama dari Lingkungan Peradilan Umum di seluruh Indonesia

Dalam pelatihan ini, salah satu Hakim PN Donggala, Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah, S.H., menjadi peserta yang mengikuti pelatihan tersebut. “Indonesia memiliki peran besar dalam pembangunan hukum laut Internasional,” kata Marzha.

Lebih lanjut, Marzha menguraikan materi apa saja yang diperoleh selama pelatihan. “Diklat ini memberikan pemahaman kepada kami berkaitan dengan tindak pidana yang terjadi di wilayah laut. Adapun narasumbernya juga sangat beragam, misalnya Duta Besar Arif Havas Oegroseno dan Ketua Kamar Perdata Mahkamah Agung Republik Indonesia I.G. Agung Sumanatha, S.H., M.H.” kata Marzha.

Dalam “Pelatihan Teknis Yustisial Kejahatan Kemaritiman bekerjasama dengan UNODC”  ini, Hakim PN Donggala, Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah, S.H masuk dalam predikat 10 Besar Peserta Terbaik. “Suatu kebanggaan bagi kami bahwa salah satu Hakim PN Donggala telah menunjukkan potensi terbaiknya. Saya ucapkan selamat dan sukses untuk Bapak Marzha, semoga ilmunya dapat ditransfer kepada teman-teman Hakim yang lainnya” tutur Ketua PN Donggala, Bapak Lalu Moh. Sandi Iramaya, S.H.

Pelatihan ini sendiri dilaksanakan secara virtual dari tempat kerja masing-masing peserta. Seperti yang kita ketahui bahwa Kondisi new normal COVID-19 memberikan dampak positif tersendiri bagi Mahkamah Agung dalam meningkatkan kapasitas Hakim dan Aparatur Peradilan. Salah satunya adalah dengan terlaksananya sejumlah Pelatihan berbasis online menggunakan aplikasi ZOOM.

Semoga dengan terlaksananya pelatihan ini memberikan warna tersendiri dalam penegakan hukum oleh lembaga peradilan kedepannya, khususnya berkaitan dengan Kejahatan Kemaritiman.

 

*****

  • Galeri